FISIP Daring.  Pada hari rabu 13 MEI 2019, FISIP UIN Jakarta mengadakan kuliah umum yang diselenggarakan pada pul 09.00 WIB -12.00 WIB di Aula Madya FISIP. Tema dari kuliah umum adalah Feminisme: Perempuan dan Politik. Kegiatan ini agenda rutin yang dilakukan fakultas mengadakan kuliah umum dengan mengundang pembicara dari luar. Acara ini mendapat antusias dari para mahasiswa yang datang mengikuti kegiatan acara kuliah umum ini.

Kuliah umum kali ini mengundang pembicara dari Dosen Universitas Jayabaya yakni Dr. Ambarwati, M.Si. Acara ini dimoderatori oleh Sekprodi Ilmu Politik yakni Suryani, M.Si dengan penuh semangat sekaligus membuka acara dengan memberikan sambutan.

“Ketidakhadiran perempuan dalam proses pengambilan keputusan  mengakibatkan  output kebijakan tidak banyak  berpihak pada kepentingan perempuan” ujar Suryani. Masih dalam lanjutannya ia juga mengatakan perempuan menjadi  pihak yang  paling dirugikan dari  kebijakan-kebijakan yang prosesnya di dominasi laki-laki (male-politic) :  kekerasan  fisik,  struktural dan kultural. Setelah memberi sambutan kemudian acara dilanjutkan dengan pemaparan yang dilakukan oleh narasumber yakni Dr. Ambarwati, M.Si.

Dia mengatakan Kehadiran wakil-wakil perempuan di parlemen akan secara normatif akan menyuarakan kepentingan-kepentingan perempuan  (critical mass). Perempuan menghadapi  perjuangan yang lebih berat untuk  bisa menduduki jabatan-jabatan politik dibanding laki-laki.  Ketika mereka sudah menduduki jabatan-jabatan politik, mereka akan  menghadapi sebuah  struktur  politik yang terbangun secara solid dan berkembang  dalam wacana pemikiran  laki-laki  (phallocratic discourse). Wakil-wakil dari laki-laki  akan  menyuarakan kepentingan  perempuan  dari perspektif laki-laki,  sehingga hasil  kebijakan juga akan  berbeda.

Selesai memberikan pemaparan dilanjutkan sesi tanya jawab yang dilakukan oleh mahasiswa terhadap narasumber yang menjadi penutup dalam acara ini.