Prof. Dr. Ahmad Bakir Ihsan, M.Si., Dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ideologi Politik UIN Jakarta
Berita FISIP. Rabu 30 September 2026 - Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Sidang Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar pada Rabu, 30 September 2026, bertempat di Auditorium Harun Nasution. Salah satu akademisi yang dikukuhkan adalah Prof. Dr. Ahmad Bakir Ihsan, M.Si., sebagai Guru Besar bidang Ideologi Politik.
Dalam pengukuhan tersebut, Prof. Ahmad Bakir Ihsan menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Pancasila di Mimbar, Liberalisme di Pasar; Paradoks Institusional Ideologi Indonesia.” Orasi ini mengangkat persoalan paradoks ideologi dalam kehidupan institusional Indonesia, khususnya hubungan antara Pancasila sebagai ideologi negara dan praktik liberalisme di ranah pasar.
Perjalanan Pendidikan dan Karier
Ahmad Bakir Ihsan, yang akrab disapa Bakir, lahir di Desa Lembung Barat, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada 12 April 1972. Ia tumbuh dalam keluarga yang menjunjung tinggi pendidikan dan nilai-nilai keagamaan. Kedua orang tuanya, Ihsan dan Ma’allah, merupakan guru mengaji di lingkungan desa.
Pendidikan dasarnya ditempuh di MI Nurul Yaqin, kemudian melanjutkan pendidikan Tsanawiyah dan Aliyah di Pesantren Annuqayah, Madura. Pada 1990, Bakir melanjutkan pendidikan ke IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Semasa kuliah, ia aktif dalam dunia jurnalistik kampus. Bakir bergabung dengan redaksi tabloid Institut hingga dipercaya menjadi pemimpin redaksi. Selain itu, ia aktif dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), kepengurusan pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), serta sebuah lembaga swadaya masyarakat yang didirikan oleh A.M. Fatwa bersama para alumni tahanan politik era Orde Baru.
Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Bakir melanjutkan studi Magister Ilmu Politik di Universitas Indonesia. Pada masa yang sama, ia bekerja sebagai jurnalis di Majalah Panji Masyarakat, media yang didirikan oleh Buya Hamka. Pengalaman profesionalnya kemudian berlanjut di bidang penerbitan, yakni sebagai manajer pada salah satu divisi penerbitan buku nasional di Mizan.
Pengalaman di Lingkungan Pemerintahan
Selain berkarier di bidang jurnalistik dan penerbitan, Bakir menempuh pendidikan doktoral Ilmu Politik di Universitas Indonesia. Dalam perjalanan tersebut, ia mendapat kesempatan menjadi Asisten Staf Khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hingga masa jabatan presiden berakhir pada 2014.
Pengalaman itu membawanya mengikuti sejumlah agenda internasional, antara lain Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, KTT G20 di Los Cabos, Meksiko, Earth Summit di Copacabana, Brasil, serta KTT D-8 di Islamabad dan KTT Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Kairo. Ia juga terlibat dalam berbagai agenda KTT ASEAN dan kegiatan kerja sama bilateral di Jepang, Liberia, Nigeria, serta Ekuador.
Pada 2015, Bakir kembali mengabdikan diri di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai dosen. Ia kemudian dipercaya menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, sebelum melanjutkan tugas sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik.
Pengabdian Akademik dan Sosial
Di luar kegiatan akademik, Bakir turut aktif dalam kehidupan sosial dan keagamaan. Ia pernah mengemban amanah sebagai ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), menjadi anggota bidang penjaminan mutu di Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) pada masanya, serta aktif sebagai penceramah.
Perjalanan Bakir dari lingkungan pesantren, jurnalistik, penerbitan, hingga pemerintahan menjadi bagian dari pengalaman yang menyertai pengabdiannya di dunia akademik. Ia memegang prinsip, “Berusaha menjadi kata yang setia pada makna.” Prinsip tersebut menjadi pengingat untuk menjaga keselarasan antara gagasan, perkataan, dan tindakan dalam kehidupan profesional maupun sosial.
Pengukuhan sebagai Guru Besar bidang Ideologi Politik menjadi bagian penting dari perjalanan akademik Prof. Dr. Ahmad Bakir Ihsan, M.Si., sekaligus menandai pengabdiannya dalam pengembangan ilmu politik dan kajian ideologi di lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Segenap keluarga besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengucapkan selamat dan sukses kepada Prof. Dr. Ahmad Bakir Ihsan, M.Si. atas pengukuhannya sebagai Guru Besar bidang Ideologi Politik. Semoga amanah dan capaian ini semakin memperkuat kontribusi beliau dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang ilmu politik, serta memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan dunia akademik.(Riani)
