Perkuat Tradisi Akademik, Mahasiswa KKN In Campus Batch 1 Unit FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Gelar Bedah Buku serta Pelatihan Akses JSTOR dan RapidILL
Perkuat Tradisi Akademik, Mahasiswa KKN In Campus Batch 1 Unit FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Gelar Bedah Buku serta Pelatihan Akses JSTOR dan RapidILL

Berita Acara. Jumat 27 Februari 2026 - Perpustakaan FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berkolaborasi dengan Mahasiswa KKN In Campus 2026 Batch 1 – Unit FISIP dalam menyelenggarakan rangkaian program literasi yang mencakup bedah buku The Let Them Theory karya Mel Robbins, serta pelatihan literasi informasi terkait pemanfaatan JSTOR dan RapidILL. Seluruh agenda dilaksanakan di area Perpustakaan FISIP dan Focus Room 2 Lantai 2 pada pukul 14.00–15.30 WIB, dengan peserta yang terdiri atas mahasiswa aktif FISIP, mahasiswa KKN, dan siswa PKL.

Pada sesi literasi informasi “JSTOR untuk Prodi Sosiologi” yang menghadirkan Ibu Rustini, S.IP, pustakawan Perpustakaan FISIP, sebagai narasumber. Ia menjelaskan peran JSTOR sebagai pangkalan data jurnal internasional bereputasi yang dapat diakses melalui fasilitas institusi kampus. Peserta memperoleh panduan mengenai teknik penelusuran artikel ilmiah menggunakan kata kunci yang tepat, pemanfaatan fitur penyaringan hasil pencarian, hingga prosedur akses dan pengunduhan dokumen untuk mendukung kebutuhan akademik.

Selain itu, sesi literasi juga membahas layanan RapidILL sebagai sistem peminjaman antarperpustakaan berbasis jaringan internasional. Penjelasan mencakup mekanisme pengajuan artikel yang tidak tersedia dalam koleksi lokal, proses verifikasi oleh perpustakaan, serta prinsip etika dalam penggunaan dokumen ilmiah. Melalui pelatihan ini, mahasiswa mendapatkan wawasan mengenai perluasan akses referensi yang melampaui batas koleksi perpustakaan internal.

Kegiatan selanjutnya yaitu sesi bedah buku, Khaerunissa Lutfia Anjani dari Program Studi Manajemen Dakwah hadir sebagai pemateri dan menguraikan pokok pikiran utama buku yang menekankan prinsip “Let Them” dan “Let Me”. Gagasan tersebut mengajak pembaca untuk tidak terjebak dalam upaya mengendalikan penilaian orang lain, melainkan mengarahkan perhatian pada pengelolaan respons pribadi secara sadar. Diskusi dipandu oleh Ita Fithrotik Tizka Mafina dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam. Sesi interaktif berkembang dengan pembahasan mengenai otonomi diri dalam budaya kolektif, tekanan sosial di lingkungan kampus, fenomena FOMO, serta batas antara kepedulian dan sikap acuh. Kegiatan tidak hanya menyediakan ruang diskusi terkait pengelolaan diri di tengah ekspektasi sosial, tetapi juga membekali mahasiswa dengan keterampilan teknis untuk mengakses sumber ilmiah yang kredibel dan terindeks internasional untuk mendukung kualitas riset dan pembelajaran.

Penulis: Fadiyah Putri Kusmana