Delegasi Ilmu Politik UIN Jakarta Ikuti Workshop Strategi Advokasi Kebijakan di Universsitas Indonesia
Delegasi Ilmu Politik UIN Jakarta Ikuti Workshop Strategi Advokasi Kebijakan di Universsitas Indonesia

Berita FISIP. Sabtu 12 September 2026 — Empat mahasiswa Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta mengikuti Workshop Strategi Advokasi Kebijakan untuk Mahasiswa Ilmu Politik Universitas di Jabodetabek. Kegiatan berlangsung dalam tiga rangkaian pada 15 Agustus, 22 Agustus, dan 12 September 2026 di AJS FISIP Universitas Indonesia, Depok.

Mengusung tema “Dari Narasi Menjadi Aksi: Mengawal Kebijakan dengan Strategi Intelektual”, workshop dirancang untuk menghubungkan pengetahuan akademik dengan praktik advokasi kebijakan. Peserta mendapatkan materi mengenai konsep, proses, dan aktor kebijakan publik, penyusunan policy brief, pemetaan aktor dan aliansi, strategi advokasi, serta teknik lobi.

Selain paparan dan diskusi, kegiatan menggunakan pendekatan experiential learning melalui studi kasus, kerja kelompok, simulasi, presentasi, mentoring, dan evaluasi. Mahasiswa dilatih mengidentifikasi isu kebijakan, memetakan kepentingan aktor, menyusun rekomendasi, serta merancang action plan advokasi.

Delegasi UIN Jakarta yang mengikuti kegiatan terdiri atas Ruri Anggraini, Widia Astuti, Muhammad Farid, dan Abdul Fattah. Dalam kegiatan tersebut, peserta juga berkolaborasi dengan mahasiswa Ilmu Politik dari sejumlah perguruan tinggi anggota APSIPOL di wilayah Jabodetabek.

Empat karya policy brief yang dikerjakan dalam rangkaian workshop mengangkat isu yang beragam, antara lain tata kelola dan pembatasan artificial intelligence dalam kampanye pemilu digital, penguatan legitimasi hak tanah adat, reformasi akuntabilitas aliran dana Program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta penguatan perlindungan lingkungan dalam konteks aktivitas industri di Pulau Obi.

Kegiatan ini memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam menghubungkan kemampuan analisis Ilmu Politik dengan proses advokasi kebijakan. Melalui penyusunan policy brief, pemetaan aktor, presentasi, komunikasi, dan perancangan action plan, peserta memperoleh bekal untuk terlibat secara lebih terarah dalam persoalan kebijakan di lingkungan masyarakat.

Sumber: Laporan Kegiatan Delegasi Ilmu Politik UIN Jakarta, 2026