FISIP Daring, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan studium general membahas tentang Demokrasi Di Indonesia: Upaya Menghadirkan Pemilu Yang Bersih Dan Jujur. Acara ini berlangsung pada tanggal 15 Oktober 2018 pukul 09.00 – 12.00 WIB bertempat di Aula Madya FISIP UIN Jakarta.

Dalam acara ini mengundang narasumber yakni Chusnul Mar’iyah, Ph.D. dan dimoderatori oleh Adi Prayitno, M.Si dari dosen FISIP UIN Jakarta. Rangkaian acara dibuka oleh Kaprodi Ilmu Politik Dr. Iding Rosyidin, M.Si. acara studium general merupakan agenda rencana tiap tahun FISIP dan berbentuk diskusi panel.

Dalam pemaparannya Chusnul Mar’iyah, Ph.D menegaskan dalam sistem demokrasi menyatakan pendapat dimuka umum dilindungi secara konstitusi tidak boleh ada pelarangan yang membatasi rakyat dalam menyampaikan pendapat. Kemudian ia juga menyinggung aset politik itu selain uang ada jangkauan organisasi, jalur komunikasi, calon atau kader partai, ide dan program serta track record.

“Pemilu dalam demokrasi sebagai sarana partisipasi warga negara untuk mengevaluasi kepemimpinan politik pejabat selama satu periode dengan memberikan sanksi berupa penolakan atau dukungan” ujar Chusnul. Masih dalam lanjutannya ia ingin mahasiswa mengawasi kegiatan pemilu pada tahun 2019 nanti dengan berperan aktif dan mengawasi KPU.

Selesai narasumber memberikan pemaparan, dibuka sesi tanya jawab kepada narasumber oleh mahasiswa. Mahasiswa sangat aktif bertanya kepada narasumber dan antusias dari awal mengikuti studium general ini. Acara ditutup dengan pemberian cinderamata kepada narasumber dan foto bersama