FISIP DaringSelasa (3/4) lalu tiga orang mahasiswa FISIP UIN Jakarta berhasil mencetak prestasi dalam kompetisi debat islam tingkat nasional. Kompetisi ini adalah satu satu dari serangkaian acara Moslem Fest Competition yang diselenggarakan oleh Kementrian Agama BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Universitas Esa Unggul. Acara tersebut diselenggarakan pada 2-3 April 2018. Selain kompetisi debat, terdapat juga kompetisi Khattil Quran, Tartil Quram dan Syahril Quran. Kompetisi debat ini mengusung topik “Langkah Juang Pemuda Profetik”.

FISIP UIN Jakarta diwakili oleh Fachri Muhammad (Ilmu Politik), Alma Najmia (Hubungan Internasional), dan Adib Fardan (Ilmu Politik). Ketiganya tergabung dalam satu tim. Kompetisi debat ini terdiri dari dua babak, babak penyisihan dan babak final. Babak penyisihan menggunakan sistem gugur di mana tim yang kalah dalam babak penyisihan akan langsung gugur sehingga hanya menyisakan tim yang selalu mendapat kemenangan pada babak final.

Adib Fardan sempat mengaku kepada Reporter JPMK bahwa ia sempat pesimis karena kompetisi ini adalah kompetisi debat yang pertama kali ia ikuti. Terlebih tim mereka harus datang terlambat ke lokasi perlombaan karena salah satu anggota tim harus mengikuti UTS (Ujian tengan Semester) terlebih dahulu. Beruntung pihak penyelenggara tidak memberikan sanksi dalam bentuk apapun dan menerima kondisi yang disampaikan anggota tim.

Sesampainya di lokasi perlombaan, tim dari FISIP UIN Jakarta mendapatkan giliran kedua untuk debat dan langsung berhadapan dengan tim dari tuan rumah, Universitas Esa Unggul. Setelah melewati beberapa perdebatan di babak penyisihan, sampailah tim UIN Jakarta di babak final. Pada babak final ini UIN Jakarta bertemu dengan tim dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Perdebatan berlangsung cukup sengit dengan lontaran-lontaran interupsi yang diajukan oleh kedua tim.

Juri yang terdiri dari dua orag dosen Universitas Esa Unggul dan satu orang praktisi debat mengakui bahwa kedua tim memiliki keunggulannya masing-masing dan sama kuat. Pada akhirnya juri memutuskan untuk memberikan kemenangan kepada tim dari UIN Jakarta. Dengan demikian, Adib, Alma, dan Fachri mendapatkan predikat sebagai Juara 1 Lomba Debat Islam. Penyerahan piala dan sertifikat juara dberikan saat Tabligh Akbar yang dilaksanakan pada 4 April 2018 (alma).