Shabrina Iskandar

31 Mei 2014

Shabrina Iskandar, kelahiran Jakarta, 5 Oktober 1994. Saat ini mahasiswi semester enam Ilmu Hubungan Internasional di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Mengambil studi yang memang sesuai dengan ketertarikan saya, hal itu sesuai dengan indeks prestasi saya yang cukup baik, yakni 3,45.


Bagi saya, dunia perkuliahan tidak hanya sebatas aktivitas di ruang kelas. Saya senang terlibat dalam berbagai organisasi mahasiswa dan pemuda. Saat ini, dipercaya menjadi Vice President di International Studies Club dan Minister of Foreign Affair di Interfaith Trajectory, sebuah organisasi pemuda yang fokus pada isu antar-agama. Selain itu, saya juga aktif di divisi internal Ikatan Alumni Jakarta Sister City Youth Program.
Pada Juni 2013 lalu, saya terpilih menjadi delegasi dari UIN Jakarta untuk program International Working Camp di Universitas Brawijaya, Malang. Sebuah program tentang agrikultur yang juga diikuti oleh delegasi dari belasan negara lainnya.


Di akhir Oktober 2013, saya merupakan satu-satunya mahasiswi dari UIN Jakarta yang lolos seleksi Jakarta Sister City Youth Program to Beijing, China. Sebuah program kerjasama pemuda antara Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta dengan Beijing. Bersama 16 orang lainnya, kami membawa misi kerjasama pemuda dan pertukaran budaya Betawi di Negeri Tirai Bambu.


Shabrina dan lima mahasiswi UIN Jakarta lainnya terpilih menjadi delegasi untuk mengikuti Model United Nations di Nanyang Technological University, Singapura pada awal Februari 2014 yang lalu. Melakukan debat, negosiasi, layaknya di sidang PBB bersama delegasi dari berbagai negara lainnya. Terakhir, awal Mei ini terpilih menjadi satu dari seratus peserta program Indonesia – Malaysia Youth Forum di Bandung yang membahas tentang upaya menjaga perdamaian lewat budaya antara Indonesia dan Malaysia.

18 Januari 2017
Informasi - Tokoh - Detail

Shabrina Iskandar

31 Mei 2014

Shabrina Iskandar, kelahiran Jakarta, 5 Oktober 1994. Saat ini mahasiswi semester enam Ilmu Hubungan Internasional di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Mengambil studi yang memang sesuai dengan ketertarikan saya, hal itu sesuai dengan indeks prestasi saya yang cukup baik, yakni 3,45.


Bagi saya, dunia perkuliahan tidak hanya sebatas aktivitas di ruang kelas. Saya senang terlibat dalam berbagai organisasi mahasiswa dan pemuda. Saat ini, dipercaya menjadi Vice President di International Studies Club dan Minister of Foreign Affair di Interfaith Trajectory, sebuah organisasi pemuda yang fokus pada isu antar-agama. Selain itu, saya juga aktif di divisi internal Ikatan Alumni Jakarta Sister City Youth Program.
Pada Juni 2013 lalu, saya terpilih menjadi delegasi dari UIN Jakarta untuk program International Working Camp di Universitas Brawijaya, Malang. Sebuah program tentang agrikultur yang juga diikuti oleh delegasi dari belasan negara lainnya.


Di akhir Oktober 2013, saya merupakan satu-satunya mahasiswi dari UIN Jakarta yang lolos seleksi Jakarta Sister City Youth Program to Beijing, China. Sebuah program kerjasama pemuda antara Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta dengan Beijing. Bersama 16 orang lainnya, kami membawa misi kerjasama pemuda dan pertukaran budaya Betawi di Negeri Tirai Bambu.


Shabrina dan lima mahasiswi UIN Jakarta lainnya terpilih menjadi delegasi untuk mengikuti Model United Nations di Nanyang Technological University, Singapura pada awal Februari 2014 yang lalu. Melakukan debat, negosiasi, layaknya di sidang PBB bersama delegasi dari berbagai negara lainnya. Terakhir, awal Mei ini terpilih menjadi satu dari seratus peserta program Indonesia – Malaysia Youth Forum di Bandung yang membahas tentang upaya menjaga perdamaian lewat budaya antara Indonesia dan Malaysia.