Bincang Karier “Life After College”

29 September 2017

Bincang Karier “Life After College”

Menjadi pemuda masa kini di mana bonus demografi sedang terjadi, tentu tantangan terbesarnya adalah menentukan karier yang akan ditempuh. Demikian benang merah yang diperolehbdari Seminar bincang karier yang bertemakan "LIFE AFTER COLLEGE Professional vs Entrepreuneur” yang diselenggarakan oleh DEMA FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang bekerjasama dengan Jobstreet pada Selasa 26 September 2017 yang mengundang dua pembicara yakni Satya Sultanudin (Campus & Institution Event Excecutive Jobstreet.com), dan Dharma Anjjarahman (CEO Vestifarm). Acara ini sangat tepat dilaksanakan khususnya untuk mahasiswa-mahasiswi semester akhir karena dapat memberikan gambaran setelah lulus dari kampus.

Seminar yang dimulai pukul 13.00 WIB bertempat di Aula Madya Lantai 1 FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, diramaikan oleh Mahasiswa/i yang tampak antusias dengan acara ini. Mereka menyimak informasi-informasi dari sharing knowledge yang diberikan oleh kedua narasumber tersebut. Dan di akhir momen panitia memberikan sesi tanya jawab antara audiens dan narasumber, hal ini semakin menarik karena banyak yang antusias untuk bertanya dan sharing pengalaman.


Satya Sultanudin memaparkan, sebagai generasi mudia apalagi sekarang yang dikenal sebagai generasi millenials, mahasiswa sering dipusingkan setelah lulus wisuda mau kemana? Atau harus apa? Tentu atas pertanyaan-pertanyaan tersebut ia menjelaskan bahwa ada tips-tips terkait apa sebenarnya yang dilihat sebagai seorang fresh graduate, antara lain pertama, team work, kedua attitude, dan yang ketiga skill.

Pembicara kedua yakni Dharma yang bergerak sebagai entrepreneur di VastiFarm (usaha di bidang agrikultur) ia membagi pengalamannya mengapa sampai bergerak dibidang tersebut yakni ketika ia berkunjung ke daerah Subang, Jawa Barat dan berjumpa dengan Mang Yonyon seorang peternak Sapi yang memiliki kandang yang begitu besar namun mirisnya kandang tersebut tidak ada satu ekorpun sapi yang ia ternak karena kekurangan modal, dsb. Darisanalah idenya untuk berbagi dan bagaimana ia dapat menjadi seorang pengusaha dibidang agrikultur yang dapat bermanfaat bagi orang banyak hingga ia dapat mengembangkan usaha-usaha petani/peternak yang sudahlama terhenti dan dapat dihidupkan kembali.

Selain berbagai pengalaman ia memberikan motivasi kepada para audiens bahwa life is choice so make decision, Invest in yourself dont ever work for money but work for meaning - do something meaning in your life, make friends – build your network. Dan saat diwawancarai, harapan Dharma kepada Mahasiswa yang hadir dalam acara tersebut ialah setelah ia berbagi pengalaman bisa dapat tercerahkan, bisa memilih pilihan yang akan diambil. Jadi jangan galau lagi setelah lulus mau ngapain antara bisnis, berkerja atau akhirnya sekolah lagi.” Papar dharma.

Saat ditemui diakhir kegiatan, Ketua pelaksana kegiatan seminar bincang Karier ini saudari Allyn Mahasiswi HI Semester 7 mengatakan bahwa “tujuan dari diadakannya kegiatan ini adalah wadah informasi teman-teman mahasiswa untuk mencari peluang pekerjaan dengan narasumber seperti jobstreet yang merupakan salah satu perusahaan terkait dalam bidang pencarian bursa pekerjaan, kerjasama antara DEMA FISIP dengan Markplus yang akhirnya dapat menjalin kegiatan ini dapat terlaksana yang menghadirkan Jobstreet dan Vastifarm. Peserta seminar yang hadir berjumlah 75 orang antusiasme sangat baik karena dihadiri kebanyakan oleh Mahasiswa/I tingkat akhir jadi mereka antusias karena mereka ingin mencari tahu informasi pekerjaan, dan informasi mengenai bagaimana bisnis atau menjadi pengusaha”. Pungkasnya.

(ezha)

24 Oktober 2017
Informasi - Kegiatan - Detail

Bincang Karier “Life After College”

29 September 2017

Bincang Karier “Life After College”

Menjadi pemuda masa kini di mana bonus demografi sedang terjadi, tentu tantangan terbesarnya adalah menentukan karier yang akan ditempuh. Demikian benang merah yang diperolehbdari Seminar bincang karier yang bertemakan "LIFE AFTER COLLEGE Professional vs Entrepreuneur” yang diselenggarakan oleh DEMA FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang bekerjasama dengan Jobstreet pada Selasa 26 September 2017 yang mengundang dua pembicara yakni Satya Sultanudin (Campus & Institution Event Excecutive Jobstreet.com), dan Dharma Anjjarahman (CEO Vestifarm). Acara ini sangat tepat dilaksanakan khususnya untuk mahasiswa-mahasiswi semester akhir karena dapat memberikan gambaran setelah lulus dari kampus.

Seminar yang dimulai pukul 13.00 WIB bertempat di Aula Madya Lantai 1 FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, diramaikan oleh Mahasiswa/i yang tampak antusias dengan acara ini. Mereka menyimak informasi-informasi dari sharing knowledge yang diberikan oleh kedua narasumber tersebut. Dan di akhir momen panitia memberikan sesi tanya jawab antara audiens dan narasumber, hal ini semakin menarik karena banyak yang antusias untuk bertanya dan sharing pengalaman.


Satya Sultanudin memaparkan, sebagai generasi mudia apalagi sekarang yang dikenal sebagai generasi millenials, mahasiswa sering dipusingkan setelah lulus wisuda mau kemana? Atau harus apa? Tentu atas pertanyaan-pertanyaan tersebut ia menjelaskan bahwa ada tips-tips terkait apa sebenarnya yang dilihat sebagai seorang fresh graduate, antara lain pertama, team work, kedua attitude, dan yang ketiga skill.

Pembicara kedua yakni Dharma yang bergerak sebagai entrepreneur di VastiFarm (usaha di bidang agrikultur) ia membagi pengalamannya mengapa sampai bergerak dibidang tersebut yakni ketika ia berkunjung ke daerah Subang, Jawa Barat dan berjumpa dengan Mang Yonyon seorang peternak Sapi yang memiliki kandang yang begitu besar namun mirisnya kandang tersebut tidak ada satu ekorpun sapi yang ia ternak karena kekurangan modal, dsb. Darisanalah idenya untuk berbagi dan bagaimana ia dapat menjadi seorang pengusaha dibidang agrikultur yang dapat bermanfaat bagi orang banyak hingga ia dapat mengembangkan usaha-usaha petani/peternak yang sudahlama terhenti dan dapat dihidupkan kembali.

Selain berbagai pengalaman ia memberikan motivasi kepada para audiens bahwa life is choice so make decision, Invest in yourself dont ever work for money but work for meaning - do something meaning in your life, make friends – build your network. Dan saat diwawancarai, harapan Dharma kepada Mahasiswa yang hadir dalam acara tersebut ialah setelah ia berbagi pengalaman bisa dapat tercerahkan, bisa memilih pilihan yang akan diambil. Jadi jangan galau lagi setelah lulus mau ngapain antara bisnis, berkerja atau akhirnya sekolah lagi.” Papar dharma.

Saat ditemui diakhir kegiatan, Ketua pelaksana kegiatan seminar bincang Karier ini saudari Allyn Mahasiswi HI Semester 7 mengatakan bahwa “tujuan dari diadakannya kegiatan ini adalah wadah informasi teman-teman mahasiswa untuk mencari peluang pekerjaan dengan narasumber seperti jobstreet yang merupakan salah satu perusahaan terkait dalam bidang pencarian bursa pekerjaan, kerjasama antara DEMA FISIP dengan Markplus yang akhirnya dapat menjalin kegiatan ini dapat terlaksana yang menghadirkan Jobstreet dan Vastifarm. Peserta seminar yang hadir berjumlah 75 orang antusiasme sangat baik karena dihadiri kebanyakan oleh Mahasiswa/I tingkat akhir jadi mereka antusias karena mereka ingin mencari tahu informasi pekerjaan, dan informasi mengenai bagaimana bisnis atau menjadi pengusaha”. Pungkasnya.

(ezha)