Diskusi Publik

29 Maret 2017

Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional, Departemen Kajian Strategis dan Advokasi Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar diskusi publik dengan tema "Peran Perempuan di Bidang Politik dan Masa Depan Demokrasi Indonesia" yang berlangsung di Aula Madya Fisip Kampus II UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu 8 Maret 2017. Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany yang menjadi keynote speaker dalam diskusi itu menjelaskan dalam paparannya, bahwa kaum perempuan saat ini telah memperoleh hak dan kesempatan yang jauh lebih besar untuk berperan aktif dalam berbagai hal, dibandingkan dengan era sebelumnya. Dalam konteks politik, peran dan porsi perempuan semakin lama semakin meningkat.

"Kita sudah melihat banyak perempuan yang menjadi anggota legislatif, pimpinan partai politik dan pengurus partai" ucapnya.

Walikota Airin melanjutkan, dalam konteks kepemimpinan di bidang politik dan pemerintahan, perempuan memiliki beberapa kelebihan, yaitu lebih mudah memotivasi kelompok dan bawahan, lebih fleksibel dan lebih dapat menerima masukan, lebih memiliki toleransi sehingga mudah mengantisipasi perbedaan, lebih cepat mengidentifikasi masalah dan lebih akurat dalam menyelesaikannya.



23 Oktober 2017
Informasi - Kegiatan - Detail

Diskusi Publik

29 Maret 2017

Dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional, Departemen Kajian Strategis dan Advokasi Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar diskusi publik dengan tema "Peran Perempuan di Bidang Politik dan Masa Depan Demokrasi Indonesia" yang berlangsung di Aula Madya Fisip Kampus II UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu 8 Maret 2017. Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany yang menjadi keynote speaker dalam diskusi itu menjelaskan dalam paparannya, bahwa kaum perempuan saat ini telah memperoleh hak dan kesempatan yang jauh lebih besar untuk berperan aktif dalam berbagai hal, dibandingkan dengan era sebelumnya. Dalam konteks politik, peran dan porsi perempuan semakin lama semakin meningkat.

"Kita sudah melihat banyak perempuan yang menjadi anggota legislatif, pimpinan partai politik dan pengurus partai" ucapnya.

Walikota Airin melanjutkan, dalam konteks kepemimpinan di bidang politik dan pemerintahan, perempuan memiliki beberapa kelebihan, yaitu lebih mudah memotivasi kelompok dan bawahan, lebih fleksibel dan lebih dapat menerima masukan, lebih memiliki toleransi sehingga mudah mengantisipasi perbedaan, lebih cepat mengidentifikasi masalah dan lebih akurat dalam menyelesaikannya.